Thursday

Kita

Hakikatnya batu tak sesempurna air
Begitu pula besi, baja dan seterusnya
Air ada saat api butuh ketenangan
Api ada saat tubuh butuh kehangatan
Keindahan begitu beriring  
Bukan,
Bukan soal air sombong sang api bisa ia taklukkan
Tapi sesadarnya air jikalau api sudah tak karuan
Ketika kutahu matahari dan bulan selalu bernegosiasi saat subuh dan maghrib
Yakin, pasti mereka selalu bertemu
di kala itu bahagiaku mereka akur sampai kini
Sungguh bukan karena aku, kau, mereka, bahkan siapapun
Pasti kita ya kita!  
Tetap percaya kasih tuhan begitu tersirat
Saat di persimpangan ada kalian
Dan yang tadinya aku jadi kita    
Beriringan sampai persimpangan, dan persimpangan selanjutnya.


Oleh Arman Sobary [BH 288 R]

No comments:

Post a Comment

Pesan, kritik dan Saran yang membangun.